Toko Kelontong dalam Gempuran Arus Modern Trade: Bertahan di Tengah minimarket

Masuknya modern trade seperti Indomaret dan Alfamart ke berbagai wilayah Indonesia membawa tantangan besar bagi toko kelontong tradisional. Dengan sistem yang terstandarisasi, promosi masif, dan jaringan distribusi yang kuat, modern trade menjadi pesaing yang sulit dihindari.

Namun, toko kelontong tetap memiliki keunggulan unik, yaitu kedekatan emosional dengan pelanggan, fleksibilitas harga, serta pemahaman terhadap kebutuhan lokal. Faktor-faktor ini menjadi modal penting untuk tetap relevan di tengah persaingan.

Agar mampu bersaing, toko kelontong perlu melakukan transformasi bertahap, mulai dari peningkatan tampilan toko, pemanfaatan ruang promosi, hingga kerja sama dengan brand untuk meningkatkan visibilitas produk. Penggunaan POSM yang tepat dapat membuat toko terlihat lebih profesional tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Transmora mendukung toko kelontong dalam menghadapi arus modern trade dengan menjembatani kolaborasi antara brand dan toko, menciptakan ekosistem ritel yang saling menguntungkan.

Artikel