Pemasangan POSM sebagai penghasilan tambahan toko
Di tengah persaingan ritel yang semakin kompetitif, para pemilik toko dituntut untuk memaksimalkan setiap peluang pendapatan. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah kontrak pemasangan POSM (Point of Sales Materials) sebagai sumber penghasilan tambahan bagi pemilik toko sebuah praktik yang tidak hanya menguntungkan pemilik brand, tetapi juga meningkatkan potensi pendapatan toko secara langsung.
Apa itu POSM?
POSM atau Point of Sales Materials adalah berbagai materi pemasaran yang ditempatkan langsung di titik penjualan untuk menarik perhatian konsumen serta mendorong keputusan pembelian. Contoh POSM meliputi poster, standing banner, shelf talker, wobblers, rak display, dan materi promosi lain yang dirancang secara visual untuk memaksimalkan visibilitas produk di dalam toko
Penggunaan POSM bertujuan untuk:
- Meningkatkan visibilitas merek di dalam toko,
- Menarik perhatian pelanggan secara langsung saat mereka berbelanja,
- Mendorong pembelian impulsif dengan penempatan strategis di titik-titik kunci.
Bagaimana Kontrak Pemasangan POSM Menjadi Penghasilan Tambahan Toko
Umumnya, pemasangan POSM dilakukan oleh merek atau distributor yang ingin memaksimalkan eksposur produknya. Namun, melalui kontrak pemasangan POSM, pemilik toko sebenarnya dapat menjadikannya sebagai peluang sumber pendapatan baru. Cara kerjanya dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Kesepakatan dengan Brand/Distributor
Pemilik toko membuat perjanjian dengan brand atau distributor untuk memasang POSM di area tertentu di dalam toko. Dalam kontrak ini ditetapkan:
- Lokasi pemasangan POSM,
- Durasi pemasangan,
- Bayaran atau komisi yang akan diterima toko.
Brand biasanya bersedia memberikan kompensasi kepada toko karena ruang promosi di dalam toko sangat berharga terutama di toko dengan traffic tinggi.
2. Pembayaran Berdasarkan Ruang atau Durasi
Komponen pemasukan yang bisa diterima toko antara lain:
- Fee tetap bulanan/periodik dari pemasangan POSM oleh brand.
- Komisi penjualan jika ada kesepakatan berbasis performa.
- Insentif tambahan saat target penjualan tercapai melalui promosi POSM.
Artinya, pemasangan POSM bukan hanya sekadar dekorasi visual — tetapi bisa menjadi aset monetisasi yang menghasilkan pemasukan berkala untuk toko.
3. Meningkatkan Trafik dan Penjualan Toko
Selain pendapatan langsung dari kontrak pemasangan POSM, toko juga mendapatkan benefit tidak langsung berupa peningkatan penjualan. POSM yang dirancang dengan strategi visual yang tepat akan:
- Menarik lebih banyak perhatian pelanggan,
- Mengarahkan pelanggan ke produk yang ditampilkan,
- Meningkatkan peluang pembelian produk yang dipromosikan di toko.
Dengan demikian, pemilik toko tidak hanya mendapatkan penghasilan dari fee POSM, tetapi juga memperoleh potensi penjualan yang lebih tinggi secara keseluruhan.
Mengapa Ini Cocok untuk Era Retail Modern?
Dalam ekosistem ritel saat ini, konsumen sering mengambil keputusan pembelian di dalam toko bukan hanya melalui online atau iklan luar ruang. POSM yang efektif akan menjangkau konsumen tepat di poin keputusan belanja mereka. Ini menjadikannya strategi pemasaran yang sangat kuat di level ritel fisik.
Transmora sebagai solusi brand visibility, promosi, dan retail performance memahami bahwa toko bukan hanya sekadar tempat penjualan melainkan platform pertumbuhan brand dan peluang pendapatan baru untuk semua pihak yang terlibat.

Dengan memanfaatkan kontrak pemasangan POSM sebagai sumber penghasilan tambahan, toko tidak hanya meningkatkan daya tarik visual ruangnya, tetapi juga membuka peluang mendapatkan pendapatan baru dari aktivitas pemasaran langsung.
Jika toko Anda ingin mulai mengeksplorasi peluang ini, mulai diskusikan dengan brand atau agen pemasaran seperti Transmora untuk merancang strategi POSM yang tepat, sesuai target, dan menguntungkan semua pihak.
